Dosen S2 MP UAD Dipercaya Menjadi Fasilitator Diksuscakep Muhammadiyah DIY 2026
Yogyakarta – Program Studi Magister Manajemen Pendidikan (S2 MP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan kepemimpinan pendidikan Muhammadiyah. Pada pelaksanaan Pendidikan Khusus Calon Kepala Sekolah/Madrasah (Diksuscakep) Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026, tiga dosen S2 MP UAD dipercaya menjadi fasilitator yang memberikan pembekalan kepada para calon kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah.
Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa dosen-dosen S2 MP UAD memiliki keahlian, pengalaman, dan kompetensi yang diakui dalam bidang manajemen pendidikan, kepemimpinan sekolah, penjaminan mutu, serta pengembangan sumber daya manusia pendidikan. Melalui peran sebagai fasilitator, dosen S2 MP UAD berkontribusi langsung dalam menyiapkan calon pemimpin sekolah dan madrasah Muhammadiyah yang profesional, visioner, adaptif, dan berintegritas.
Dalam pelaksanaan Diksuscakep Muhammadiyah DIY Tahun 2026, Dr. Enung Hasanah, M.Pd. dipercaya menyampaikan materi Penjaminan Mutu Sekolah yang berfokus pada penguatan sistem penjaminan mutu internal, budaya mutu, serta strategi peningkatan kualitas sekolah secara berkelanjutan. Sementara itu, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I. membawakan materi Kecakapan Personal, Interpersonal, Emosional (PIE), dan Resolusi Konflik, yang membekali peserta dengan kemampuan kepemimpinan personal, komunikasi efektif, kecerdasan emosional, serta keterampilan menyelesaikan konflik secara konstruktif sebagai bekal penting bagi seorang kepala sekolah. Adapun Dr. Hendro Widodo, M.Pd., selain bertugas sebagai Person in Charge (PIC) kegiatan Diksuscakep 2026, juga menjadi fasilitator materi Kultur Sekolah dan Manajemen Risiko yang menitikberatkan pada pembangunan budaya sekolah yang positif, berkarakter, sekaligus kemampuan mengidentifikasi dan mengelola berbagai risiko dalam penyelenggaraan pendidikan.
Keterlibatan ketiga dosen tersebut menunjukkan bahwa S2 MP UAD tidak hanya berperan sebagai institusi penyelenggara pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pengembangan kepemimpinan pendidikan Muhammadiyah. Kepercayaan yang diberikan kepada para dosen sebagai fasilitator mencerminkan pengakuan terhadap kapasitas akademik, pengalaman profesional, serta kompetensi mereka dalam mengintegrasikan teori dan praktik manajemen pendidikan untuk menjawab tantangan kepemimpinan sekolah masa kini.
Diksuscakep Muhammadiyah DIY Tahun 2026 diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY sebagai upaya memperkuat regenerasi kepemimpinan di sekolah dan madrasah Muhammadiyah. Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 28 Juli hingga 1 Agustus 2026, bertempat di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta, dan diikuti oleh 152 guru dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA se-Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepercayaan yang diberikan kepada tiga dosen S2 Manajemen Pendidikan FKIP UAD sebagai fasilitator dalam Diksuscakep Muhammadiyah DIY 2026 semakin memperkuat posisi program studi sebagai pusat pengembangan keilmuan manajemen dan kepemimpinan pendidikan. Kontribusi tersebut menunjukkan bahwa dosen S2 MP UAD tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dipercaya oleh Persyarikatan Muhammadiyah untuk mendampingi dan membekali para calon kepala sekolah dalam membangun kepemimpinan yang transformatif, meningkatkan mutu pendidikan, serta mewujudkan sekolah dan madrasah Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan berdaya saing.



