Buktikan Kualitas Alumni S2 MP UAD, Sabet Apresiasi Kepala Sekolah Dedikatif Lewat Inovasi “Kancing Emas”
YOGYAKARTA — Pembuktian kualitas alumni Magister Manajemen Pendidikan (S2 MP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali terukir di kancah pendidikan. Susamta, M.Pd., alumni S2 MP UAD yang kini menjabat sebagai Kepala SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, berhasil meraih penghargaan sebagai Kepala Sekolah Dedikatif Jenjang SMP pada ajang Apresiasi Guru dan Kepala Sekolah Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata kapasitas kepemimpinan transformatif dan kompetensi manajerial yang teruji dalam mengelola lembaga pendidikan secara inovatif dan berdampak luas.
Penghargaan bergengsi tersebut diraih atas keberhasilan Susamta menginisiasi serta mengimplementasikan program inovasi pembentukan karakter peserta didik bertajuk KANCING EMAS, sebuah akronim dari Karakter Nyata Inspiratif Nutrisi Gerak Edukasi Mutiara Akhlak Subuh. Berbekal keahlian manajemen pendidikan yang dibentuk sejak di bangku perkuliahan, ia berani mengambil langkah strategis keluar dari zona nyaman dengan memajukan jam masuk sekolah menjadi pukul 06.30 WIB. Kebijakan ini dihadirkan untuk menyiasati kendala kemacetan perkotaan sekaligus merekayasa tatanan waktu sekolah demi menciptakan ruang pembiasaan ibadah dan pembentukan akhlak yang lebih optimal sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Melalui pendekatan manajerial yang berbasis keteladanan pimpinan, Susamta mengintegrasikan konsep Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ke dalam ekosistem sekolah secara holistik. Program diawali dari rumah melalui penguatan spiritualitas TASBIH dan Mutiara Muda untuk pembiasaan ibadah Subuh, dilanjutkan dengan persiapan fisik siswa di sekolah lewat Raga Muga, serta pemenuhan nutrisi melalui Piring Surya yang disinergikan dengan program Makan Bergizi Gratis. Nilai empati dan budaya literasi siswa turut diasah melalui gerakan infak harian Surya Berbagi dan Pelita Muga, yang kemudian disempurnakan dengan kontrol jam istirahat malam siswa di rumah melalui program Selimut Muga.
Penerapan program yang sistematis dan terukur ini terbukti mampu meningkatkan kedisiplinan, ketenangan belajar, serta budaya hidup sehat para siswa, sekaligus mendapat sambutan hangat dari orang tua murid. Kebanggaan ini tidak hanya mempertegas komitmen SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta dalam mencetak Remaja Suryamuga yang unggul, bermartabat, dan berkemajuan, tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana kepemimpinan seorang alumni S2 MP UAD mampu membawa perubahan bermakna bagi dunia pendidikan.
Kancing Emas pada hakikatnya bukan hanya sebuah program perubahan jam masuk sekolah. Kancing Emas adalah praktik kepemimpinan berbasis keteladanan yang mengubah waktu menjadi ruang pendidikan karakter. Inilah esensi Kancing Emas: Pemimpin memberikan keteladanan, Sekolah menyediakan ruang, Program disinkronkan, Kebiasaan dilakukan secara berulang-ulang, dan akhirnya, karakter tumbuh menjadi budaya mutu sebuah sekolah. Melalui kegiatan sinkronisasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, membentuk Remaja Muga yang Berkarakter dan Berkemajuan.



