Mahasiswa S2 MP UAD Gelar Webinar, Dorong Guru Implementasikan Project-Based Learning Secara Praktis
Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan (MP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) melalui Webinar Nasional bertajuk “Project-Based Learning (PjBL): Make it Simple” pada Sabtu, 16 Mei 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat umum dengan jumlah peserta sebanyak 70 orang. Webinar menghadirkan narasumber Dr. Enung Hasanah, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan FKIP UAD.
Kegiatan Prodamat ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa S2 MP UAD dalam memberikan pemberdayaan kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pendidik dalam menerapkan model pembelajaran berbasis proyek atau PjBL. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan wawasan mengenai strategi penerapan PjBL secara sederhana, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Selain memberikan penguatan terkait implementasi pembelajaran berbasis proyek, kegiatan webinar ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan visi keilmuan dan profil Program Studi Magister Manajemen Pendidikan FKIP UAD kepada peserta. Pemaparan tersebut bertujuan memberikan gambaran mengenai arah pengembangan keilmuan program studi, karakter pendidikan manajemen, serta komitmen MP FKIP UAD dalam mencetak tenaga profesional di bidang manajemen pendidikan yang unggul, inovatif, dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Tema “Project-Based Learning (PjBL): Make it Simple” dipilih karena masih banyak pendidik yang memahami PjBL secara konsep, tetapi mengalami kendala dalam penerapannya di kelas. PjBL sering dianggap membutuhkan waktu panjang, perencanaan yang kompleks, serta sulit dalam proses penilaian. Melalui webinar ini, peserta diberikan pemahaman bahwa PjBL dapat diterapkan secara lebih sederhana dengan tetap mempertahankan esensi pembelajaran yang aktif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik.
Suasana kegiatan berlangsung dengan baik, hangat, dan interaktif. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dari awal hingga akhir. Penyampaian materi oleh narasumber berlangsung menarik, disertai sesi diskusi yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan dan pengalaman terkait penerapan pembelajaran berbasis proyek di lingkungan sekolah masing-masing.
Dalam pemaparannya, Dr. Enung Hasanah, M.Pd. menyampaikan bahwa keberhasilan penerapan PjBL tidak hanya dilihat dari produk akhir yang dihasilkan, tetapi juga dari proses pembelajaran yang dilalui peserta didik. Guru perlu memahami tujuan pembelajaran, melakukan evaluasi secara berkelanjutan, serta memastikan keterlibatan aktif peserta didik dalam setiap tahapan proyek.
“Jangan berpikir produk akhirnya akan dihasilkan apa, tetapi mulailah dari menentukan apa yang ingin kita nilai dan apa yang ingin siswa kuasai,” ungkap Enung Hasanah.
Beliau juga menekankan bahwa proyek dalam pembelajaran tidak harus selalu rumit atau membutuhkan biaya besar. Proyek dapat dimulai dari permasalahan nyata yang dekat dengan kehidupan peserta didik sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna, kontekstual, serta mampu mengembangkan kemampuan kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah.
Niknik Andriani selaku Ketua kelompok Prodamat menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga menjadi pengalaman bagi kami sebagai mahasiswa untuk belajar bekerja sama, berkolaborasi, dan menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Prodamat ini, mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan FKIP UAD berharap kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat terus dikembangkan sebagai bentuk nyata kontribusi akademisi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.







