The Model of Principal’s Instructional Leadership Realizing Meaningful Learning in Primary Schools
Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana seorang kepala sekolah menerapkan praktik kepemimpinan instruksional untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna di sekolah dasar. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan, dan data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur. Partisipan meliputi kepala sekolah, empat guru, dan empat siswa.
Data dianalisis secara kualitatif menggunakan model analisis tematik yang dikembangkan oleh Naeem dan Ozuem, yang melibatkan pemilihan pernyataan yang relevan, pengkodean, identifikasi tema, dan penyusunan kerangka konseptual. Untuk memastikan keandalan data, triangulasi sumber diterapkan.
Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan instruksional kepala sekolah sangat penting untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna di sekolah dasar. Model kepemimpinan instruksional menunjukkan hubungan yang kuat antara visi pembelajaran yang jelas, pemberdayaan guru dan staf sekolah, keterbukaan terhadap inovasi, pengawasan berkelanjutan, dan lingkungan belajar yang positif yang mendukung pembelajaran yang bermakna.
Studi ini berkontribusi pada pengetahuan tentang kepemimpinan instruksional, khususnya dalam konteks pendidikan dasar. Studi ini menawarkan model praktis yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran yang bermakna di sekolah.
Artikel ditulis oleh Isvihani Abdurrahman Isvihani, Enung Hasanah, Sukirman dan terbit di International Electronic Journal of Elementary Education Volume 18, Issue 3 2026. terindeks Scopus Q3.
Baca lengkap artikel di https://iejee.com/index.php/IEJEE/article/view/2586/



