Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi untuk Mendukung Pencapaian SDGs

Mengawali pemaparan SDGs dijelaskan terlebih dahulu oleh Dr. Taufik tentang sejarah KNKS yang dibentuk dari  Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (disingkat Kementerian BPPN/Bappenas) melalui Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2016 tentang Komite Nasional Keuangan Syariah. Komite ini dipimpin langsung oleh Presiden RI dan Wakil Presiden RI, kemudian ada Dewan Pengarah yang beranggotakan sepuluh pimpinan dari unsur pemerintahan dan otoritas terkait.

Dr. Taufik Hidayat, M.Ec. Direktur KNKS

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada Bulan September 2015 meluncurkan SDGs atau Sustainable Development Goals yang merupakan agenda global yang melanjutkan upaya dan capaian agenda global sebelumnya yaitu MDGs yang sudah banyak merubah wajah dunia 15 tahun kearah yang lebih baik. SDGs adalah kesepakatan pembangunan baru yang mendorong perubahan-perubahan kearah pembangunan berkelanjutan berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup. SDGs diberlakukan dengan prinsip-prinsip universal, integrasi dan inklusif untuk meyakinkan bahwa tidak akan ada seorang pun yang terlewatkan atau “No-one Left Behind”. SDGs memiliki 17 tujuan yang ingin dicapai oleh masyarakat dunia.

SDGs(Sustainable Development Goals)

Dalam materinya Dr. Taufik berfokus kepada 4 dari 17 tujuan SDGs dengan  tujuan 1,2,3 dan 8 yaitu tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera yang terakhir pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Target pencapaian di tahun 2024 yaitu Indonesia sebagai global hub serta Center of Islamic Economic Studies, pangsa pasar perbankan syariah sebesar 20,7% dan spin off Unit Usaha Syariah (UUS) takaful dan retakaful.

Peserta studium generale

Perguruan tinggi juga ikut berperan dalam upaya tercapainya program yang telah dicanangkan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yaitu diantaranya penyiapan Sumber Daya Manusia, proses literasi dan sosialisasi, riset dan development serta sebagai Lembaga Auditor/Asesor sertifikasi halal.

Peserta Studium generale

Studium generale Program Pascasarjana UAD (PPs UAD) dengan pemateri Dr. Taufik Hidayat, M.Ec. Direktur KNKS yang juga dosen UAD dilaksanakan di UAD kampus 3, Sabtu (9/3/2019) dalam menyambut mahasiswa baru semester genap 2018/2019. Kegiatan ini diikuti oleh 222 mahasiswa baru dan 100 mahasiswa berbagai angkatan dari 12 prodi di lingkungan PPs UAD.

Wakil DIrektur Pascasarjana (kiri) dan Direktur KNKS (kanan)