Culturally-Based Islamic Character Education Management in Addressing the Moral Crisis At SD IT Alam Nurul Islam Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan karakter berbasis budaya Islam dalam mengatasi krisis moral di kalangan siswa SDIT Alam Nurul Islam, Yogyakarta. Krisis moral yang ditandai dengan penurunan kedisiplinan, tanggung jawab, dan tata krama ini menjadi tantangan besar dalam pendidikan tingkat dasar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pendidikan karakter dilakukan secara terintegrasi berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah; (2) pengorganisasian dilaksanakan secara kolaboratif melalui struktur yang jelas dan sistem dua guru; (3) pelaksanaan pendidikan karakter dilakukan melalui pembiasaan religius dan pembelajaran berbasis pengalaman; (4) pemantauan dilakukan melalui evaluasi perilaku yang autentik; dan (5) keberhasilan dipengaruhi oleh sinergi antara sekolah dan orang tua, sedangkan hambatan bersumber dari lingkungan keluarga dan media digital.
Temuan ini menegaskan bahwa manajemen pendidikan karakter berbasis budaya Islam yang terintegrasi dan kolaboratif efektif dalam merespons krisis moral siswa secara sistemik dan berkelanjutan.
Artikel ditulis oleh Endah Saraswati bersama dengan Dr Bambang Sudarsono, M,Pd., dan Dr. Enung Hasanah, M.Pd., terbit di Jurnal Bulletin of Community Engagement, Volume 6 Nomor 2 tahun 2026 terakreditasi SINTA 2.
Baca lengkap artikel di https://attractivejournal.com/index.php/bce/article/view/2558




