Perluas Jejaring Kerjasama, Magister Manajemen Pendidikan UAD Perkenalkan Program RPL bagi Guru dan Kepala Sekolah di Pacitan
PACITAN – Dalam upaya memperluas jaringan kerjasama dan mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pendidikan, Program Studi Magister Manajemen Pendidikan (S2 MP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan kunjungan resmi ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Pacitan pada Senin, 11 Mei 2026.
Kunjungan ini bertujuan utama untuk memperkenalkan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai solusi strategis bagi para guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Pacitan dalam menempuh studi lanjut ke jenjang magister.
Efisiensi studi melalui rekognisi pengalaman dalam pertemuan tersebut, Wakil Dekan 1 FKIP UAD, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I., memaparkan bahwa program RPL menawarkan skema studi yang sangat efisien dengan mengonversi pengalaman kerja menjadi satuan kredit semester. Melalui program ini, pengalaman dan prestasi tenaga pendidik dapat diakui hingga maksimal 70% dari total beban studi.
“Secara praktis, mahasiswa hanya perlu menempuh sisa 30% dari beban kuliah. Pengalaman yang dapat direkognisi sangat luas, mulai dari jabatan Kepala atau Wakil Kepala Sekolah, jabatan dalam organisasi kemasyarakatan, hingga kepesertaan dalam berbagai diklat,” jelas Prof. Suyatno.
Guna menjamin efektivitas program, Prodi S2 MP UAD juga memfasilitasi pendampingan khusus dalam penyusunan tesis dan artikel ilmiah yang dilakukan secara fleksibel, baik secara offline maupun online.
Dukungan Pengembangan Kompetensi Daerah Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Pacitan, Dr. Sasmito Pribadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. Ia menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Timur memang berkomitmen dalam pengembangan kompetensi tenaga pendidik di tingkat SLTA.
Hal ini sejalan dengan mandat Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 yang mengatur standar kompetensi manajerial bagi setiap kepala sekolah. Menurut Dr. Sasmito, kehadiran program RPL dari UAD merupakan jawaban bagi kebutuhan daerah.
“Kebijakan pemerintah pusat ini harus direspon cepat di tingkat daerah. Kami berharap para kepala satuan pendidikan di Pacitan dapat memanfaatkan kesempatan studi lanjut ini untuk memperkuat kualifikasi profesional mereka,” ungkap Dr. Sasmito.
Melalui kegiatan ini, Magister Manajemen Pendidikan FKIP UAD mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak SDM pendidikan yang unggul, kompeten, dan adaptif terhadap regulasi nasional.



