Perkuat Pengalaman Profesional, Mahasiswa S2 MP UAD Terlibat Langsung dalam Kegiatan Bimtek Kemendikdasmen
Yogyakarta — Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan (S2 MP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mendapat kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan di dunia industri, dan dunia kerja dalam bidang pendidikan. Kesempatan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan mahasiswa S2 MP UAD, Ridwan Alif Adi Nugraha dan Muhammad Apriadi, sebagai tim teknis dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pendidikan dalam Pembelajaran MIPA Bilingual yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Direktorat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI).
Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, 24–27 September 2026, bertempat di Forriz Hotel Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 guru mata pelajaran IPA dan Matematika dari berbagai jenjang sekolah Muhammadiyah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Para peserta mendapatkan penguatan materi mengenai proses pembelajaran MIPA secara bilingual.
Dalam kegiatan tersebut, Ridwan dan Apriadi dipercaya untuk mendukung penyelenggaraan bimtek sebagai tim teknis. Salah satu tugas utama yang dilakukan adalah mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan melalui penyusunan notulen pada setiap sesi. Keduanya bertugas mencatat berbagai hal penting yang disampaikan selama kegiatan sehingga seluruh rangkaian bimtek dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi bahan evaluasi maupun tindak lanjut.
Keterlibatan mahasiswa S2 MP UAD dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan kompetensi manajerial, komunikasi, dokumentasi, serta kemampuan bekerja dalam tim di lingkungan profesional. Selain mendapatkan pengalaman praktik di luar lingkungan akademik, keterlibatan ini juga menunjukkan adanya kepercayaan dari pihak penyelenggara terhadap kompetensi mahasiswa S2 MP UAD.
Ridwan mengungkapkan bahwa keterlibatannya sebagai tim teknis memberinya pengalaman baru yang relevan dengan bidang manajemen pendidikan.
“Bagi saya, keterlibatan dalam kegiatan BIMTEK Bilingual MIPA ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Dipercaya sebagai notula, saya tidak hanya belajar dari materi yang disampaikan selama bimtek, tetapi juga belajar bagaimana sebuah kegiatan pendidikan diselenggarakan secara profesional, mulai dari koordinasi antarpanitia dan narasumber, penyusunan dokumentasi, hingga memastikan setiap sesi tercatat dengan baik dan rapi,” teranga Ridwan
Disampaikan lebih lanjut bahwa peran ini menuntut ketelitian dalam menyimak, kecermatan dalam merangkum inti setiap sesi, serta kedisiplinan dalam menjaga keakuratan catatan agar seluruh proses kegiatan dapat terekam secara utuh dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui tugas ini, Ridwan menyadari bahwa dokumentasi bukan sekadar mencatat, melainkan bagian penting dari tata kelola kegiatan yang menentukan kualitas pelaporan dan keberlanjutan program. Kepercayaan ini sekaligus menjadi kesempatan berharga bagi saya untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama menempuh studi di S2 MP UAD, khususnya dalam perencanaan, pengorganisasian, pendokumentasian, dan evaluasi kegiatan pendidikan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan para guru dari berbagai jenjang pendidikan. Interaksi tersebut memberikan pengalaman dan wawasan mengenai kebutuhan serta dinamika pengelolaan pembelajaran di lingkungan sekolah Muhammadiyah, khususnya dalam menghadapi perkembangan digitalisasi dalam pendidikan.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Dudika diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pembelajaran akademik dan praktik nyata di lapangan. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual selama perkuliahan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan profesional melalui pengalaman langsung dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan.
Bagi S2 MP UAD, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan profesional seperti ini menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Mahasiswa didorong untuk mampu mengimplementasikan kompetensi manajemen pendidikan sekaligus membangun jejaring profesional dengan berbagai pihak yang bergerak di bidang pendidikan.
Kegiatan Bimbingan Teknis Digitalisasi Pendidikan dalam Pembelajaran MIPA Bilingual yang berlangsung hingga 27 September 2026 ini menjadi salah satu wujud nyata keterlibatan mahasiswa S2 MP UAD dalam mendukung pengembangan pendidikan sekaligus memperluas pengalaman profesional di lingkungan Dudika.





