Bridging the Competence Gap: Pedagogical Adaptations of Elementary Teachers in Indonesian Inclusive Classrooms
Salah satu indikator kunci keberhasilan dalam proses pendidikan inklusif adalah respons guru dan prinsip-prinsipnya. Respons ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti latar belakang pendidikan, pengalaman bekerja dengan anak berkebutuhan khusus, kepercayaan diri dalam melaksanakan kegiatan pendidikan, dan tingkat kesulitan anak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman guru dalam menerapkan praktik inklusif dan mengadaptasi strategi pedagogis ketika mengajar anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar di daerah pedesaan Indonesia, khususnya di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi, dan data dikumpulkan melalui wawancara dengan 10 guru sekolah dasar dari sekolah yang berbeda. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari pengalaman guru. Mereka memiliki usia, latar belakang pendidikan, dan pengalaman mengajar yang beragam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada awalnya merasa bingung, tegang, dan khawatir tentang kemampuan mereka untuk membimbing siswa inklusif. Kondisi ini diikuti oleh tekanan dan beragam sikap siswa, yang meningkatkan stres, kesedihan, dan keinginan untuk menyerah. Namun, guru merasa tertantang dan menyadari bahwa setiap anak itu istimewa, unik, dan berhak menerima layanan pendidikan yang sesuai.
Melalui praktik reflektif dan kolaborasi dengan kolega, guru mulai mengembangkan strategi adaptif, seperti pembelajaran berdiferensiasi, regulasi emosi, dan dukungan pembelajaran individual. Studi ini menekankan bahwa pendidikan inklusif di daerah pedesaan tidak hanya membutuhkan kesiapan emosional tetapi juga dukungan sistemik bagi guru dalam membangun kepercayaan diri dan kompetensi untuk melayani peserta didik yang beragam.
Artikel ditulis oleh Herlina Febriyani, Suyatno Suyatno, dan Lukis Alam terbit dalam Jurnal Pendidikan Progresif Volume 16 Nomor 1, 2026 terakreditasi Sinta 2. Artikel ini merupakan luaran dari Penelitian Tesis Magister (PTM) tahun 2025.
Baca lengkap artikel di https://jpp.fkip.unila.ac.id/index.php/jpp/article/view/1162



