Teachers’ Readiness in Implementing Deep Learning: Managerial Studies in Islamic Education
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, melalui Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Puskurjar), menekankan pentingnya pembelajaran mendalam sebagai bagian dari transformasi pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, hingga saat ini, pemetaan kesiapan guru dalam mengimplementasikannya dan peran manajemen sekolah, khususnya di sekolah-sekolah Muhammadiyah yang berbasis Islam, masih belum diketahui.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesiapan guru dalam mengimplementasikan pendekatan pembelajaran mendalam dari studi manajemen dalam pendidikan Islam, dengan meneliti beberapa aspek kunci, memahami peran manajemen sekolah dalam mempersiapkan guru untuk mengimplementasikan pembelajaran mendalam dari pengetahuan tentang konsep pembelajaran mendalam, keterampilan dalam merancang dan mengimplementasikan rencana pembelajaran, sikap terhadap perubahan kebijakan, dan kesiapan fasilitas dan infrastruktur pendukung yang efektif dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengawas sekolah Muhammadiyah, kepala sekolah, guru, dan observasi pelaksanaan pembelajaran di kelas, serta analisis dokumen modul pembelajaran untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang kesiapan guru dan peran manajerial. Data yang dikumpulkan akan dianalisis menggunakan metode analisis tematik, dengan bantuan aplikasi atlas.TI versi 9
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dan manajemen yayasan memfasilitasi guru dalam mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran mendalam seperti mengadakan pelatihan, lokakarya, dan keberadaan komunitas belajar sehingga hal ini dapat memengaruhi pemahaman guru tentang konsep pengetahuan tentang pembelajaran mendalam yang menekankan kesadaran, bermakna, dan menyenangkan, ketepatan guru dalam memilih strategi dalam merancang modul pembelajaran dengan metode pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan kontekstual seperti pembelajaran berbasis masalah, serta fasilitas dan infrastruktur yang mendukung proses pembelajaran yang menghargai siswa dengan menerapkan prinsip menghargai dan mengaktifkan siswa di kelas.
Artikel ditulus oleh Fitri Afika Sari bersama Dr. Enung Hasanah, M.Pd, dan Dr. Dian Hidyati, M.M., terbit di Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, Volume 10 Nomor 3 tahun 2025 terakreditasi Sinta 2.
Baa lenhkap artikel di https://nidhomulhaq.uacmjk.ac.id/index.php/ndh/article/view/255




