Prof Suyatno Paparkan Model Pembelajaran Konstruktivistik untuk Membangun Global Career Readiness Mahasiswa di UMY
Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I., Guru Besar Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menjadi narasumber utama dalam workshop bertajuk “Pembelajaran Konstruktivistik dan Inovatif Bagi Dosen dalam Mendorong Motivasi Mahasiswa dalam Belajar dan Kesiapan Lulusan Bekerja di Luar Negeri.” Kegiatan diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang diikuti oleh seluruh dosen UMY ini diselenggarakan pada 11–12 Maret 2026 di Ruang Sidang Utama Gedung AR Fachruddin B Lantai 5. Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.A., dan dilanjutkan dengan paparan dari Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, yang menyoroti pentingnya kesiapan lulusan perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan global dan peluang karier di tingkat internasional.
Dalam paparannya, Achmad Nurmandi menjelaskan bahwa dalam merespons dinamika globalisasi dan kompetisi pasar kerja internasional, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga kesiapan mental, motivasi, dan pola pikir global. Ia menekankan bahwa motivasi lulusan untuk berkarier di luar negeri tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis semata, melainkan juga dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang mereka alami selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Oleh karena itu, dosen memiliki peran strategis sebagai fasilitator pembelajaran yang mampu membangun global mindset, meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa, serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan karier internasional. Salah satu pendekatan yang dinilai relevan untuk mencapai tujuan tersebut adalah pembelajaran konstruktivistik, yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam membangun pengetahuan melalui pengalaman, refleksi, serta pemecahan masalah nyata.
Sementara itu, dalam sesi utama workshop, Suyatno menyampaikan materi bertajuk “Pembelajaran Konstruktivistik di Perguruan Tinggi untuk Membangun Global Career Readiness”. Dengan mengutip College and Career Readiness and Success Center (CCRSC), ia menjelaskan bahwa kesiapan karier global setidaknya mencakup enam kompetensi utama, yakni academic knowledge, critical thinking and problem solving, social and emotional learning, collaboration and communication, grit/resilience/perseverance, citizenship and community involvement, serta berbagai aktivitas tambahan seperti lifelong learning, penguasaan teknologi, dan kemampuan berinteraksi dengan budaya yang beragam.
Untuk mengembangkan kompetensi tersebut, Suyatno menawarkan model pembelajaran konstruktivistik Feel, Imagine, Do, and Share (FIDS). Pada tahap Feel, mahasiswa diajak memahami persoalan sosial di lingkungan sekitar untuk menumbuhkan empati. Tahap Imagine mendorong mahasiswa merumuskan ide dan solusi kreatif. Selanjutnya pada tahap Do, mahasiswa merealisasikan ide melalui proyek sosial atau aksi nyata. Terakhir, tahap Share menekankan pentingnya berbagi pengalaman dan hasil pembelajaran kepada publik atau komunitas akademik. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya para dosen dalam berdiskusi dan bertukar gagasan setelah sesi pemaparan materi berakhir.





