Dr. Muhammad Zuhaery Hadiri The 2nd International Summit of Religious Leaders 2025 di Malaysia
Malaysia – Dr. Muhammad Zuhaery, dosen Magister Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sekaligus perwakilan dari International Institute of Islamic Thought (IIIT) Indonesia, mendapatkan kehormatan untuk hadir sebagai peserta dalam The 2nd International Summit of Religious Leaders 2025. Kegiatan internasional ini digelar pada 28–30 Agustus 2025 di Sunway Hotel and Resort, Petaling Jaya, Malaysia. dan International Islamic University Malaysia (IIUM)
Forum berskala global ini menghadirkan tokoh lintas agama dunia dari Islam, Hindu, Buddha, Katolik, Konghucu, Nasrani, kepercayaan lokal, serta agama-agama lainnya dari lebih dari 100 negara. Kehadiran mereka menjadi momentum penting untuk membicarakan keresahan global terkait isu-isu keberagamaan, konflik kemanusiaan, hingga peperangan di Gaza, Timur Tengah, Ukraina, Kamboja, dan Thailand Utara yang kerap menyeret sentimen agama.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan diawali Konferensi Internasional Lintas Agama yang dibuka langsung oleh Perdana Menteri Malaysia, Datuk Anwar Ibrahim, disertai paparan isu-isu aktual dari para pemuka agama dunia. Selanjutnya, terselenggara Seminar Internasional Islam se-ASEAN yang dibuka oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia dan menghadirkan Sekretaris Jenderal Rabithah Alam Islami, Syeikh Abdul Karim Isa, bersama para tokoh Islam dari negara-negara ASEAN. Acara kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Islamization of Knowledge (OIK) membahas mengenai isu-isu Islam dan kajian keislaman yang dilaksanakan di kampus International Islamic University Malaysia (IIUM), melibatkan sejumlah cendekiawan Islam ASEAN.
Menurut Dr. Muhammad Zuhaery, kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga.
“Kegiatan ini luar biasa, menjadi momen pembelajaran tentang keberagamaan dunia yang beragam, memahami isu-isu agama global, serta bagaimana meredam potensi konflik di tengah masyarakat yang kompleks. Ini juga memberikan inspirasi luas dalam mengorganisasi keberagaman dan beragama dengan baik dan benar,” ungkapnya.
The 2nd International Summit of Religious Leaders 2025 menegaskan pentingnya dialog lintas iman untuk menciptakan harmoni, mengatasi perpecahan, serta memperkuat peran agama sebagai perekat perdamaian dunia.