A Framework for the Systemic Implementation of Differentiated Instruction: A Case Study from Madrasah Tsanawiyah Al Abror
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model organisasi dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi untuk mencapai penguasaan pembelajaran siswa di Madrasah Tsanawiyah Al Abror, sebuah sekolah menengah pertama Islam di Indonesia.
Desain studi kasus kualitatif digunakan, yang melibatkan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis sistematis dokumen kurikulum yang dilakukan selama empat bulan. Sepuluh partisipan kunci berpartisipasi, termasuk kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan delapan guru.
Temuan menunjukkan empat pilar yang saling terkait: pertama, pelembagaan asesmen diagnostik yang menyediakan landasan berbasis data untuk perencanaan pembelajaran; kedua, implementasi diferensiasi yang fleksibel dalam konten, proses, produk, dan lingkungan belajar untuk memenuhi beragam kebutuhan siswa; ketiga, pengembangan kompetensi guru yang berkelanjutan yang dipupuk melalui Komunitas Pembelajaran Profesional (PLC) yang aktif; dan keempat, pembentukan infrastruktur pendukung melalui repositori bersama bahan ajar.
Pilar-pilar ini secara kolektif membentuk ekosistem berkelanjutan yang memungkinkan guru untuk merespons secara efektif terhadap keberagaman siswa mereka. Studi ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi yang sukses membutuhkan pergeseran fokus dari upaya individu guru ke pengembangan kapasitas organisasi dan budaya kolaboratif di tingkat sekolah.
Artikel ditulis oleh Dr. Muhammad Zuhaery, M.A., bersama dengan Dr. Achadi Budi Santosa, M.Pd., dan Dr. Edhy Susatya, M.Pd., terbit di QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama Volume 17 Nomor 2 tahun 2025 terakreditasi Sinta 2
Baca lengkap artikel di https://ejournal.insuriponorogo.ac.id/index.php/qalamuna/article/view/8132




