Terapkan Kurikulum OBE, Mahasiswa Terjun Langsung ke Berbagai Sekolah dalam Riset Kepemimpinan Otentik
Magister Manajemen Pendidikan (S2 MP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mengimplementasikan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dalam proses pembelajaran. Pada Semester Gasal 2025/2026, mahasiswa kelas B mata kuliah Riset Kepemimpinan Otentik dengan dosen pengampu Dr. Enung Hasanah, M.Pd., melaksanakan proyek riset lapangan. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat kolaborasi dengan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA), khususnya institusi pendidikan sebagai sekolah mitra penelitian. Kegiatan dilaksanakan selama perkuliahan pada semester gasal 2025/2026 bulan September 2025 – Februari 2026.
Implementasi OBE dalam mata kuliah ini menuntut mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menghasilkan luaran konkret berupa analisis mendalam mengenai praktik kepemimpinan nyata. Mahasiswa melakukan wawancara mendalam dengan para kepala sekolah untuk menggali dimensi kesadaran diri, perspektif moral internal, serta transparansi relasional dalam mengelola institusi pendidikan.
Dr. Enung Hasanah menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa secara langsung dengan praktisi di lapangan bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara akademisi (teori di kampus) dan realita di sekolah. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dapat belajar langsung bagaimana para pemimpin pendidikan menghadapi tantangan riil, mulai dari manajemen sumber daya manusia hingga pengembangan budaya sekolah yang berbasis integritas.
“Kami ingin mahasiswa merasakan langsung denyut nadi kepemimpinan di berbagai konteks budaya dan tantangan geografis. Implementasi OBE menuntut luaran yang relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan,” ujar Dr. Enung Hasanah.
Penelitian ini dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia, mencerminkan luasnya jejaring kemitraan yang dibangun mahasiswa dengan sekolah-sekolah mitra (DUDIKA). Setiap lokasi menghadirkan konteks kepemimpinan dan praktik pendidikan yang beragam, sehingga memperkaya perspektif riset pada mata kuliah Kepemimpinan Otentik.
Adapun sekolah mitra yang menjadi lokus penelitian meliputi:
- SMA Muhammadiyah Toboali – Bangka Selatan (Narasumber: Supiandi, M.Pd.)
- SMPIT As Salam Sanden – Yogyakarta (Narasumber: Kawit Sayoto, S.Pd.)
- SMP Islam Al-Azhar 66 Bantul – Yogyakarta
- SD Muhammadiyah 4 Margahayu – Kabupaten Bandung
- SD Negeri 1 Inpres Koya Barat – Papua (Narasumber: Ariance Daka, S.Pd.)
- UPTD SD Negeri 3 Mulyasari – Kota Banjar, Jawa Barat (Narasumber: Toni Anton Surpaitna, S.Pd.)
- SMP Negeri 6 Longkali – Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Narasumber: Ahmad Nurul Huda, S.Pd.)
- PAUD Terpadu ‘Aisyiyah Potorono II – Yogyakarta (Narasumber: Arista Cahyaningsih, SE., S.Pd., Gr.)
Keberagaman wilayah dan jenjang pendidikan ini menunjukkan bahwa implementasi OBE tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi diwujudkan melalui kolaborasi nyata dengan sekolah mitra di berbagai penjuru Indonesia.
Hasil dari riset ini tidak hanya sekadar pemenuhan tugas akademik, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan praktik kepemimpinan di sekolah-sekolah mitra. Dengan semangat kolaboratif ini, S2 MP UAD terus berupaya mencetak lulusan yang siap menjadi pemimpin pendidikan yang jujur, transparan, dan berintegritas tinggi sesuai dengan prinsip kepemimpinan otentik.





