Dua Mahasiswa S2 MP UAD Sukses Tempuh Ujian Akhir Jalur Artikel
Program Studi Magister Manajemen Pendidikan (S2 MP) FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menorehkan langkah baru melalui pelaksanaan ujian akhir jalur artikel. Dua mahasiswa angkatan gasal 2024/2025, Fitri Afika Sari dan Isti Wulandari, berhasil menempuh ujian akhir melalui jalur artikel ilmiah sebagai pengganti tesis. Skema ini menjadi yang pertama dilaksanakan di lingkungan S2 MP UAD.
Fitri Afika Sari, yang dibimbing oleh Dr. Enung Hasanah, M.Pd. dan Dr. Dian Hidayati, M.M., mempresentasikan artikel berjudul “Teacher Readiness in Implementing Deep Learning in SD Muhammadiyah: Managerial Studies in Islamic Education.” Artikelnya telah terbit di Nidhomul Haq: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam yang terakreditasi SINTA 2.
Sementara itu, Isti Wulandari, di bawah bimbingan Dr. Hendro Widodo, M.Pd. dan Dr. Sukirman, M.Pd., mempresentasikan artikel berjudul Quality Management for Holistic School Well-Being: The Case of an Indonesian Muhammadiyah Vocational School. Artikelnya telah dipublikasikan di Journal of Education and Teaching (JET) yang juga terakreditasi SINTA 2.
Isti mengungkapkan bahwa proses jalur artikel memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan tesis. Setelah proposal selesai, ia harus segera melakukan penelitian lapangan, mengolah data dalam waktu relatif singkat, serta memastikan kesesuaian scope dan template jurnal sebelum submit. Artikel miliknya sendiri disubmit pada 5 Desember 2025 setelah melalui bimbingan intensif. Ia pun bersyukur atas dukungan para dosen selama proses tersebut.
“Setelah perjuangan panjang, ketika memutuskan jalur artikel, antara merasa mampu dan ragu, Alhamdulillah dapat mencapai titik ini. Artikel sudah publish dan ujian berjalan lancar,” terang Isti
Fitri Afika Sari juga merasakan pengalaman yang berkesan selama menjalani ujian akhir jalur artikel. Ia mengaku merasa senang, lega, sekaligus terharu karena ujian berjalan lancar dan para dosen penguji memberikan dukungan serta pencerahan keilmuan. Menurutnya, proses penulisan artikel membutuhkan kesabaran, kesiapan menghadapi revisi dari reviewer, serta mental yang kuat untuk menghadapi kemungkinan penolakan dari jurnal.
“Penulisan artikel butuh kesabaran dan siap setiap saat revisi dari reviewer jurnal. Butuh mental agak kuat, siap menerima penolakan dari jurnal,” terang Fitri
Keberhasilan Fitri dan Isti menjadi langkah awal bagi S2 MP UAD dalam mendorong budaya publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa. Skema ujian akhir berbasis artikel diharapkan menjadi alternatif strategis yang tidak hanya mempercepat kelulusan, tetapi juga meningkatkan kontribusi akademik mahasiswa melalui publikasi pada jurnal bereputasi.



