Quality Management for Holistic School Well-Being: The Case of an Indonesian Muhammadiyah Vocational School
Manajemen mutu dalam pendidikan memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas sekolah dan mempromosikan kesejahteraan semua pemangku kepentingan. Kesejahteraan sekolah tercermin melalui empat indikator utama: memiliki, menjadi, mencintai, dan kesehatan. Ketika manajemen mutu diimplementasikan secara efektif, hal itu menumbuhkan lingkungan belajar yang kondusif yang mendukung kesejahteraan holistik seluruh komunitas sekolah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana manajemen mutu diimplementasikan untuk mewujudkan kesejahteraan sekolah di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa praktik manajemen mutu sekolah termanifestasi dalam lima tema utama: (1) lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan; (2) hubungan kekeluargaan yang kuat; (3) tata kelola sekolah yang partisipatif dan menyenangkan; (4) pencapaian kompetensi lulusan; dan (5) sistem apresiasi dan penghargaan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen mutu yang efektif memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan sekolah secara keseluruhan. Yang perlu diperhatikan, SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro menerapkan model Teaching Factory yang didukung oleh kurikulum berbasis industri (Astra dan Daihatsu), disertai dengan penghargaan bagi guru dan staf seperti program Umrah, yang secara kolektif meningkatkan kesejahteraan sekolah.
Artikel ditulis oleh Isti Wuandari bersama Dr. Hendro Widodo, M.Pd., dan Dr. Sukirman, M.Pd., terbit di Journal of Education and Teaching (JET), Volumen 7 Nomor 1, tahun 2025 terakreditasi Sinta 2.
Baca lengkap artikel di https://jet.or.id/index.php/jet/article/view/719/




