Pelayanan Prima bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Bertempat di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta (28/5/2021), mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan FKIP UAD melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat (PRODAMAT). Kegiatan PRODAMAT diikuti oleh pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta mengusung tema “Penguatan Pelayanan Prima bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta” dengan pemateri Dr. Dian Hidayati, MM. Kelompok mahasiswa Prodamat adalah Agum Budianto sebagai ketua dengan anggota Susamta, Nurul Hidayah, Najamudin Umar, Zuul Fadhlil Adhiim

Kegiatan Prodamat ini dibadi menjadi 4 sesi. Sesi 1, sesi pertama beru.pa pemaparan materi tentang konsep pelayanan prima, penilaian tingkat pelayanan, alas an harus memberikan pelayanan prima, dimensi mutu pelayanan, indicator pelayanan prima dan langkah efektif dalam memberikan pelayanan prima.

Sesi 2, sesi kedua para peserta melakukan praktik langsung dalam memberikan pelayanan prima (dengan bermain peran). Kegiatan ini sangat menarik karena para peserta terlibat langsung secara emosional. Satu berperan sebagai konsumen yang berperan protes atas kekecewaan dalam pemberian pelayanan. Satu orang lagi berperan sebagai penerima complain atau pemberi layanan dari pihak sekolah. Ada kata kunci yang harus dilakukan/disampaikan oleh penerima complain sebagai bentuk tanggapan positif yaitu saya paham, mohon maaf, terima kasih. Tiga kata tersebut wajib diucapkan ketika kita memberikan pelayanan bahkan complain dari pengguna.

Sesi 3, sesi ketiga digunakan untuk pemaparan materi tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan prima pada sekolah. Narasumber menyampaikan materi berisi tentang dasar hokum pembuatan SOP, manfaat SOP, prinsip penyusunan SOP, langkah membuat SOP, dan format SOP.

Sesi 4, sesi keempat para peserta pelatihan melakukan diskusi dan kerja kelompok untuk praktik membuat SOP sesuai dengan tema SOP yang ditentukan misalnya SOP penerimaan tamu, layanan kerja sama, layanan PPDB. Setelah selesai dari masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja berupa SOP. Dari pelaksanaan pelatihan “Penguatan Pelayanan Prima bagi Perndidik dan Tenaga Kependidikan di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta” selama satu hari dari sesi pertama sampai sesi keempat dihasilkan beberapa dokumen SOP sebagai bentuk luaran dalam kegiatan PRODAMAT ini.

Peserta Pelatihan Pelayanan Prima SMP Muhammadiyah 9 Yk

 

Prodamat merupakan kegiatan yang wajid dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai salah satu syarat kelulusan. Kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat baik di lingkungan tempat tinggal maupun di lingkungan sekolah dengan menghadirkan narasumber sesuai dengan kompetensi dan tema yang dilaksanakan.

Jadwal UTS Genap 2020/2021

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Diberitahukan kepada mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan bahwa akan dilaksanakan Ujian Akhir Semester (UTS) Genap 2020/2021 pada :

  • Hari, tanggal : Kamis – Sabtu, 29 April – 8 Mei 2021
  • Jam : terjadwal
  • Tempat : terjadwal

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kaprodi PPs Manajemen Pendidikan UAD

Dr. Suyatno, M.Pd.I

Kepemimpinan Guru

“Pesan Undang-Undang Dasar itu mencerdaskan kehidupan bangsa. Jadi semua warga bangsa ini cerdas dalam arti yang luas. Tapi yang terjadi tidak semua cerdas. Bahkan yang cerdas korup, itu celaka lagi. Sedangkan yang tidak cerdas tidak mempunyai apa-apa. Lalu itu menjadi perhatian kita bagaimana memperbaiki kpemimpinan itu. Karena kalau kepemimpinan ini kita gerakan, sekolah kita itu semuanya akan semakin baik. Sekarang tidak, yang baik hanya itu-itu saja dan yang jelek tambah banyak.” kata Prof Suyata diawal materi.

Prof. Suyata menyampaikan materi

Dalam paparan lanjutannya, beliau meyampaikan tentang teori kecerdasan majemuk dalam buku “The Unschool Mind” karya Howard Gardner seorang psikolog dari Harvard. Implikasi dari teori kecerdasan majemuk dalam Pendidikan bahwa inti belajar itu proses pemahaman (understanding). Setiap anak memiliki profil kecerdasan plus dan minus. Selama lima tahun pertama dalam kehidupan anak, mereka belajar tidak di sekolah melainkan dalam kehidupan nyata. Keseluruhan dari anak-anak ini sukses dalam belajar seperti terlihat dalam penguasaan bahasa ibu, penguasaan teori/konsep kehidupan, imaginasi mereka berkembang dan percaya diri. Inteligensi dan moralitas harus bekerja sama. Sayangnya begitu mereka masuk ke taman kanak-kanak, kegagalan belajar mulai terjadi.

Disampikan juga mengenai kepemimpinan guru, bahwa menurut National Comprehensive for Teacher Quality mengidentifikasi manfaat pengembangan kepemimpinan guru adalah Memperbaiki mutu guru, Memperbaiki belajar siswa, Menjamin reformasi Pendidikan berhasil, dapat memilih, mempertahankan, memotivasi dan memberi penghargaan guru sukses, Menyediakan peluang perkembangan professional guru, Memperluas kapasitas kepala sekolah, Lingkungan sekolah lebih demokratis.

Peserta webinar

Materi disampaikan dalam webinar via media daring ZOOM dan YouTube(10/4/2021), yang diselenggarakan oleh Magister Manajemen Pendidikan UAD (S2 MP UAD)  dengan tema “Menjami Mutu Pendidikan di Era Pandemi”. Hadir sebagai pembicara adalah Prof. Suyata, M.Sc., Ph.D. (Dosen S2 MP UAD) dan Joko Kiswanto, M.Pd. (Alumni S2 MP UAD dan Kepala SD Muhammadiyah Al Mujahidin) dengan moderator Dr. Achadi Budi Santosa, M.Pd.

Strategi Pembelajaran Efektif di Masa Pandemi

“Mengajar tidak hanya menyampaikan PENGETAHUAN, tetapi juga menyampaikan HATI”
— Joko Kiswanto —

Disampaikan oleh Joko Kiswanto, Kalimat diatas merupakan cambuk bagi guru dalam pembejaran. Banyak ditemukan di lapangan bahwa guru hanya share materi dan banyak tugas dengan tidak melihat kondisi anak dan orang tua seperti apa. Itu hal yang hilang di awal pandemi karena guru tidak pernah terbanyangkan menghadapi keadaan (pandemi) ini dan dituntut untuk online. Kesiapan guru harus berubah dalam waktu singkat dan kondisi yang seadanya. Dalam menghadapi pandemi ini semua pihak tidak siap termasuk Guru yang dihadapkan pada keadaan dimana harus merubah pola pembelajaran secara online. Bagaimana itu kita (guru) berempati kepada anak (siswa), orang tua, harus interaktif kemudian membangun kolaborasi dan komunikasi kepada pihak-pihak terkait agar semua pihak merasa nyaman.

Dijelasakan lebih lanjut, sebenarnya apa yang diharapkan dalam pembajaran? Joko menerangkan ada 3 hal yaitu Tujuan berpihak pada siswa, menciptakan pengalaman pembajaran yang nyaman bagi anak baik di rumah atau sekolah. Kadang guru hanya menyampaikan materi tanpa tahu apakah materi yang disampaikan bermakna bagi siswa. Kedua Kolaborasi, sinergi antara guru, orang tua dan siswa karena peran guru dalam masa pandemi ini dipakai oleh orang tua. Banyak waktu dihabiskan anak belaajr dengan orang tua di rumah. Ketiga pengalaman belajar,  Efektif waktu dan kompetensi yang disampaikan sehingga siswa dapat pengalaman bermakna dan menantang sesuai kemapuan serta kebutuhan.

Peserta webinar Menjamin Mutu Pendidikan di Masa Pandemi

Selanjutnya dalam penerapannya, ada beberapa metode pembelajaran yang digunakan. Joko membagikan metode yang digunakan SD Muhammadiyah Al Mujahidin dalam pembelajaran yaitu Project Based Learning, Daring Method, Luring Method, Home Visit Method, Blended Learning. Dalam Praktik mengajarnya ada sinkronus (berinteraksi real time) dan asinkronus (pendampingan guru tidak real time)

Materi disampaikan dalam webinar via media daring ZOOM dan YouTube(10/4/2021), yang diselenggarakan oleh Magister Manajemen Pendidikan UAD (S2 MP UAD)  dengan tema “Menjami Mutu Pendidikan di Era Pandemi”. Hadir sebagai pembicara adalah Prof. Suyata, M.Sc., Ph.D. (Dosen S2 MP UAD) dan Joko Kiswanto, M.Pd. (Alumni S2 MP UAD dan Kepala SD Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul) dengan moderator Dr. Achadi Budi Santosa, M.Pd.

Wisuda Maret 2021

Universitas Ahmad Dahlan pada 27 Maret 2021 menyelenggarakan wisuda secara daring via ZOOM dan YouTube. Wisuda periode ini merupakan gabungan dari periode November 2020 dan Maret 2021 diikuti oleh 2771 mahasiswa sarjana dan magister.  Pada periode ini, ada 17 mahasiswa dari Magister Manajemen Pendidikan (S2 MP UAD) yang mengikuti wisuda dan Yulia Rahmawati sebagai lulusan terbaik S2 MP UAD predikat cumlaude dengan IPK 3.83 dengan masa studi 4 semester. Secara keseluruhan ada 7 mahasiswa dengan predikat cumlaude.

Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat berguna dan dapat diterapkan kepada mansyarakat luas. Serta semoga kesuksesan mengiringi langkah alumni semua. Aamiin.

Pemimpin dan Pendidik

“Setiap pemimpin adalah pendidik dan setiap pendidik adalah pemimpin”

–Anies Baswedan–

Dua hal itu menurut Anies Baswedan saling terkait, tidak ada peran kepemimpinan tanpa unsur kependidikan. Menjelaskan visi dan menyampaikan visi merupakan pendidikan. Bisa dilihat dari pendiri negara, pejuang semua mempunya track record pendidik dan pemimpin yang luar biasa sadar ada unsur kependidikannya. Mengambil contoh bahwa Jendral Sudirman adalah seorang guru, yang selama ini kita tidak bisa mengasosiasikan guru dengan tempur dan tegas.

Dilanjutkan oleh Anies Baswedan dari materi kuliah umum dengan tema “Menumbuhkan Jiwa Leadership dari Kampus”, bahwa para mahasiswa yang sedang kuliah saat ini aktif untuk membangun jejaring baik di dalam maupun di luar kampus. Manfaatkan sosial media untuk membangun jaringan dan berinteraksi secara global dengan pihak dunia. Manfaatkan smartphone untuk menyambungkan kemana saja dan membangun masa depan, jangan hanya menyambungkan ke teman lama dan membahas masa lalu. Jika anda di lingkungan pendidikan sambungkan dengan pusat-pusat penelitian pendidikan di dunia, berkenalan dengan inovator pendidikan dunia. semua dilakukan secara online lewat jaring digital pada masa sekarang ini, tidak perlu berkunjung ke negaranya. Lokasi boleh saja hanya di Indonesia tetapi jejaringnya di dunia.

Materi ini disampaikan Anies Baswedan Ph.D. dalam Kuliah Umum Magister Manajemen Pendidikan FKIP UAD (13/3/2021) via ZOOM dan YouTube. Hadir sebagai keynote speaker Rektor UAD Dr Muchlas MT dan Dekan FKIP Dr. Trikinasih Handayani, M.Si. memberikan welcome speech. Kegiatan ini diadakan menyambut semester baru genap 2020/2021 dan mahasiswa baru program pascasarjana. Lihat video full di YouTube.