Strategi Penulisan Artikel Ilmiah

Pada hari Senin (8/5) bertempat di ruang sidang utama UAD kampus 1 Program Pascasarjana Magister Manajemen Pendidikan mengadakan kegiatan Diskusi Ilmiah. Kegiatan ini diadakan untuk memfasilitasi mahasiswa agar mempunyai kemampuan dalam menulis artikel ilmiah. Mahasiswa magister memang harus dituntut untuk bisa menghasilkan artikel ilmiah. Dalam kesempatan kali ini diskusi dibuka oleh Kaprodi Magister Manajemen Pendidikan Dr. Suyatno, M.Pd.I. Dalam sambutannya menyinggung mengenai publikasi karya ilmiah yang ada di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara Asia yang masih tertinggal jauh. Mendorong para mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan untuk menulis artikel ilmiah, dengan adanya kegiatan ini menjadi suatu pembelajaran untuk mahasiswa dalam penulisan artikel ilmiah

Dr. Zuly Qodir memberikan materi diskusi ilmiah

Diskusi ilmiah diisi oleh 2 pemateri yang sudah tidak diragukan dalam penulisan artikel ilmiah, yaitu Dr. Zuly Qodir dan Dr. Yoyo dan dipandu oleh moderator Dr. Muhammad Zuhaery. Pada kesempatan pertama Dr. Zuly Qodir menyampaikan strategi penulisan artikel ilmiah di jurnal. Bagaimana kiat-kita yang mesti dilakukan dalam penulisan artikel. Dijelasakan olehnya strategi menulis artikel adalah pertama mengikuti petunjuk penulisan, kedua menggunakan bahasa internasional, ketiga judul yang menarik, keempat mengikuti saran reviewer, kelima revisi dan tepati jadwal. Dengan kelima kita tadi artikel yang kita tulis mampu menembus jurnal. Tidak asal bicara saja Dr. Zuly Qodir tetapi dibuktikan dengan sudah banyaknya artikel yang sudah diterbitkan baik dalam jurnal nasional, internasional, surat kabar, dan bahkan dalam bentuk buku yang sampai sekarang ini berjumlah 16 buah.

Mahasiswa mengikuti diskusi ilmiah

Dalam kesempatan kedua, diskusi diisi oleh Dr. Yoyo dan materi yang disampaikan mengenai plagiarisme. Hal ini sangat berhubungan dengan artikel ilmiah. Karena dalam setiap tulisan atau artikel mesti bebas dari sifat plagiarime. Plagiarisme dijelaskan selanjutnya merupakan isu sensitive dan sangat menentukan reputasi akademik seseorang. Kenapa? Karena plagiarisme menyangkut dengan etika. Dalam pemaparannya dijelaskan bagaimana tipe, mengapa, ruang lingkup, dan menghindari kasus plagiarisme. Sekarang ini banyak metode untuk menemukan keaslian suatu karya tulisan. Jadi hindarilah sifat plagiarisme. Pada akhirnya ditutup dengan pernyataan “Jika kamu melakukan plagiarisme saya akan menemukanmu”.

Setelah pemaparan dari 2 pemateri dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, mahasiswa mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Diantaranya menanyakan mengenai strategi untuk meresapi dan mengingat apa yang dibaca. Dijawab oleh Dr. Zuly Qodir bahwa jika anda membaca hendaknya membawa catatan. Hal-hal yang dianggap penting anda catat, itu secara tidak langsung sudah meringkas dan menjadi pengingat anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *